Budaya Waspada, Amankan Saldo Brimo Dari Pelaku Kejahatan Cyber Banking

“Kejahatan terjadi bukan hanya karena niat pelakunya, tetapi juga karena kesempatan yang ada”

“waspadalah”

“waspadalah”,

Kita tentu masih ingat pesan dari bang Napi agar selalu waspada terhadap setiap tindak kejahatan. Meski kini kita memasuki era digital,namun bukan berarti terbebas dari begal dan tindak pencurian. Rekening dan saldo digital pun kerap menjadi sasaran para pelaku kejahatan digital.

Modusnya bermacam-macam dari yang langsung mengurangi saldo rekening tabungan kita tanpa ada upaya komunikasi, hingga pemalsuan identas pelaku kejahatan dengan mengaku sebagai pihak perbankan yang meminta keterangan rekening dan beberapa identitas kunci pemilik rekening melalui saluran digital baik itu telpon, Whatsap  Telegram, Sms, Email hingga akun pesan melalui social media yang mengatas namakan bank tertentu di luar akun resmi. Untuk kemudian mereka menguras saldo rekening kita melalui kejahatan cyber.

Beberapa teman saya yang kebetulan menggunakan Aplikasi Brimo pernah mengalami upaya kejahatan cyber perbankan. Beruntung yang bersangkutan lekas mematikan saluran telpon begitu si pelaku mengaku dari BRI. Sehingga selamatlah saldo Brimonya dari intaian kejahatan cyber yang bisa datang kepada siapa saja, kapan saja dan dimana saja.

Ingat Selalu 14017 dan Akun Sosmed Asli BRI

Ingat ya gaess, Customers servise Bank manapun khususnya BRI tidak akan melakukan panggilan telepon kepada nasabah, apalagi dari nomor telepon Pribadi. Terlebih menghubungi nasabah melalui social media termasuk chat WA dan social media nasabahnya.

Mengingat nomor Customer Servise BRI 14017 adalah penting. Sebab ketika ada kejanggalan dalam transaksi online ataupun upaya kejahatan perbankan kita wajib menghubungi nomor 14017 untuk langkah pengamanan pertama. Pastikan saldo aman.

Hal lainnya, penting kita memfollow akun Sosial Media Resmi dari Bank tempat kita menabung. Selain akun resmi tersebut, maka jangan menanggapi apapun bentuk komunikasi melalui social media yang mengatas namakan Bank. Biasanya Akun social media pelaku kejahatan cyber perbankan akan dibuat semirip mungkin dengan akun Asli.

Yuks Pastikan akun social BRI baik facebook, twitter , Instagram dan tiktok itu bukan Fake Akun ya.

Pelaku Kejahatan Cyber perbankan akan mengerahkan daya upaya agar pemilik rekening yakin bahwa yang menghubunginya adalah pihak bank yang memiliki otoritas resmi. Biasanya pelaku kejahatan akan menginformasikan beberapa tema pembicaraan ataupun isi tulisan berupa hal-hal sebagai berikut :

  1. Nasabah diberitahu sebagai pemenang undian dari Bank tertentu dengan jenis hadiah yang cukup Fantastis atau nominal rupiah yang cukup besar, pemilik rekening diminta menyebutkan nomor rekening dan kode yang dikirim ke nomor ponsel
  2. Adanya pemberitahuan terkait penggantian buku tabungan atau kartu baru dan pemilik diminta menyebutkan 3 kode yang tertera dibelakang kartu ATM/nomor ccv atau kode OTP yang dikirim ke nomor telepon pemilik rekening
  3. Mengirimkan Tautan atau link yang meminta pemilik rekening mengisi data penting dengan modus untuk pembaruan system data nasabah.

Yuks Jaga Rekening Dengan Memelihara Langkah Sederhana Berikut :

  1. Jika memiliki lebih dari 1 smart phone, maka upayakan untuk memisahkan aplikasi Mobie Banking di ponsel yang berbeda dengan nomor yang biasa kita gunakan untuk melakukan transaksi di e-commerce
  2. Lakukan penggantian PIN mobile banking secara rutin dengan sandi yang sangat rahasia. Jangan menggunakan tanggal, bulan dan tahun kelahiran untuk PIN mobile banking
  3. Rajin membaca informasi dan tips seputar kenyamanan dan keamanan perbankan melalui saluran social media dari bank kesayangan kita atau bisa juga melalui social media @NasabahBijak yang berisi tips praktis dari penyuluh Digital
  4. Tidak memindah tangankan atau meminjamkan Mobile banking untuk transaksi orang lain, anggota keluarga sekalipun.

Nah, dengan kita menjadi Nasabah Bijak dunia Perbankan maka dijamin saldo rekening tabungan kita tak hanya aman, melainkan menjadikan kita nasabah yang termotifasi untuk terus meningkatkan saldo tabungan di era cyber. Sebab selain praktis dan anti ribet, layanan perbankan di era digital juga banyak menawarkan pelbagai keuntungan berupa bonus dan potongan saat kita melakukan transaksi melalui layanan mobile banking ataupun transaksi di e-commerce.

Wah ternyata sederhana saja ya Menjadi Nasabah Bijak  yang siap melawan kejahatan cyber berbekal tips Penyuluh Digital

 

 

 

Tinggalkan komentar